Teruntukmu yang kucinta saat ini,
Awal ku mengenalmu aku begitu nyaman denganmu, berbincang bersama, tertawa bersama dan bercerita begitu banyak hal. Saat itu adalah masa dimana kita saling mengenal satu sama lain. Tidak butuh lama untuk kita saling nyambung dalam perbincangan. Ya, kamu sellau membuatku tertawa membuatku ingin berbincang dengan mu. Hingga suatu saat, kau menyatakan cinta padaku. Aku bahagia sekali saat itu, tanggal 16 Januari 2020 menjadi hari yang spesial bagiku.
Saat hubungan ini berlanjut, ada masalah yang timbul karena ku. Kami beda keyakinan dia Islam dan aku Hindu. Dari perbedaaan itu aku berfikir akankah aku bisa melewati semua ini. Seiringnya waktu berjalan aku selalu membuat kesalahan, aku membuatnya membenciku, membuatnya marah besar kepadaku dengan harapan dia bisa meninggalkan aku dan mencari yang lebih baik dariku. Aku berusaha untuk selalu menyakitinya, agar dia sadar aku tidak menintainya dan berusaha melupakanku. Aku tidak ingin hidupnya semakin repot karenaku. Dia adalah orang baik sangat baik, hingga aku selalu merasa bahwa aku tidak pantas untuk dia. Namun jujur aku juga tidak ingi melepasnya. Aku sangat menginginkan dia, namun aku harus sadar perbedaan yang begitu banyak yang membuat aku semakin tidak pantas untuknya. Namun selama aku membuatnya marah dan membuatnya membenciku, tidak pernah sekalipun dia pergi. Dia selalu menariku, selalu ingin tau bagaimana kabarku. Padahal begitu banyak kesalahan yang aku buat untuknya.
Hingga pada saat 2 bulan lebih hubungan kita, aku mengumpulkan keberanianku untuk mengatakan "AKU INGIN PUTUS" dengan alasan semua sikap dia yang aku benci. Bahkan untuk menyalahkan saja jujur aku tak sanggup, aku tak ingin membuat hatinya terluka. Tapi aku harus melakukannya agar dia mudah melupakanku, agar dia mencari yang lebih pantas dariku. tapi setelah aku memutuskannya dia tak pernah berhenti memintaku untuk kembali kepadanya. Dia selalu berusaha memperbaiki semuanya. Aku tak ingin kehilangan dia, namun harus berusaha ikhlas demi kebahagiaan dia. Aku tak ingin hidupku menjadi beban untuknya, aku tidak ingin membuatknya semakin terpuruk karena ku. Beberapa hari setelah putus akhirnya aku balikan kembali. Hatiku sungguh tidak sanggup jika harus benar-benar terpisah darinya. Aku sudah terlanjur menintainya sejak awal. Namun karena pengalaman yang pernah terjadi membuatku berfikir berkali-kali. Aku pikir dia akan sama seperti lelaki yang lain. Yang hanya ingin menyakiti hati wanita. Yang hanya bilang bahwa dia menintaiku namun akhirnya pergi tanpa alasan.
sekarang aku sangat beruntung memilikinya, aku tau kami berbeda keyakinan. Namun aku pun juga nggak sanggup untuk menari penggantinya. Dia benar-benar berbeda. Dan aku begitu jatuh hati padanya. Aku tidak ingin melepasnya saat ini. Aku membutuhkan dia dalam hidupku. Untuk kamu yang menyadarinya. Sungguh aku sangat menintaimu aku sangat menyayangimu.
Aku tidak ingin kau memilih inta ketimbang keyakinanmu, tapi untuk saat ini bisarkan aku menikmati kasih sayangmu danpa memikirkan perbedaaan pada diri kita. Aku hanya bisa berdoa pada Yang Kuasa agar diberi jalan untuk bisa hidup hingga akhir hayat disampingmu.
Terimakasih sudah menintai wanita sepertiku, termakasih sudah memilihku diantara banyaknya wanita yang menyukaimu. Aku adalah orang yang beruntung bisa memilikimu saat ini. :)
Dari seseorang yang sangat mencintaimu,
Jakarta, 07 April 2020
No comments:
Post a Comment